Selasa, 02 Maret 2010
Riset Ilmiah.
Penelitian (riset) dan ilmu pengetahuan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Penelitian ilmiah digunakan untuk kebutuhan ilmu pengetahuan; ilmu pengetahuan tidak akan berkembang bila tidak menggunakan riset ilmiah.
Riset ilmiah kepada ilmu pengetahuan:
(1) meng-upgrade
(2) membuat up to date dan canggih
(3) diaplikasi untuk kebutuhan masyarakat
Ilmu pengetahuan berguna bagi riset ilmiah:
(1) masukan untuk memulai proses riset ilmiah baru
(2) tahapan berpikir ilmiah: peneliti mulai dengan
(a) berpikir deduktif, yaitu mencoba berteori terhadap sebuah fakta atau fenomena sosial, melalui interpretasi, dalil, hukum dan teori
(b) hipotesis, dimana berpikir deduktif mengarah pada mencari jawaban logis terhadap masalah/apa yang menjadi perhatian dalam riset, dan jawaban ini merupakan jawaban sementara yang merupakan dasar dalam menjelaskan kemungkinan adanya hubungan antar gejala
(c) pembuktian hipotesa, peneliti melakukan persiapan dengan menyediakan perangkat-perangkat penelitian yang terdiri dari:
i. Metode penelitian: yaitu sebuah proses yang terdiri dari rangkaian tata cara pengumpulan data,
ii. Perekaman data di lapangan
iii. Pengujian-pengujian hipotesis
iv. Proses analisa
v. Membuat kesimpulan-kesimpulan induktif
Suatu penelitian dikatakan ilmiah:
- pokok-pokok pikiran yang dikemukakan disimpulkan melalui suatu prosedur yang sistematis dengan mempergunakan pembuktian-pembuktian yang meyakinkan, yaitu :
(a) dengan mengajukan fakta-fakta yang diperoleh secara obyektif dan melalui proses pembuktian
(b) bukti-bukti tersebut didapatkan melalui penelitian yang teliti dan hati-hati
Dalam tulisan ilmiah (hasil riset), merepresentasikan:
- Wawasan dan penguasaan terhadap ilmu
- Pemahaman terhadap sutau persoalan
- Ketajaman pikiran
- Pandangan kritis
- Cara berpikir
- Keterampilan menyampaikan pikiran
- Keterampilan menulis
- Ketepatan pemilihan kata
- Gaya bahasa, dll
Contoh hasil riset
Hasil Riset Ilmuwan Indonesia Miskin Publikasi
Adalah sebuah kebanggaan tersendiri apabila hasil temuan seorang ilmuwan bisa terpampang dalam jurnal ilmiah internasional. Nama-nama seperti Science atau Nature dikenal sebagai jurnal ilmiah bergengsi tingkat dunia yang memuat terobosan-terobosan baru di bidang ilmu pengetahuan. Jurnal-jurnal ini seolah menjadi pengakuan tersendiri di kalangan ilmuwan sebagai tempat unjuk gigi kemampuan mereka. Sedemikian kerasnya "persaingan" dalam dunia sains hingga tidak sembarang penemuan bisa diakui jika tidak dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional. Keberhasilan PPL Therapeutics, sebuah perusahaan bioteknologi asal Inggris dalam melakukan transplantasi organ babi ke manusia agak diragukan kaum ilmuwan dunia. Alasannya cukup sederhana, tim ilmuwan dari Edinburgh tersebut tidak mempublikasikan hasil-hasil temuannya di jurnal ilmiah internasional. Padahal PPL cukup memiliki kredibilitas dalam berbagai riset bioteknologi. Namun lembaga tersebut dipandang sebelah mata oleh ilmuwan lain karena mereka lebih suka mempublikasikan temuannya di surat kabar biasa. Nama ilmuwan Indonesia yang pernah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah tingkat dunia masih bisa dihitung dengan jari. Kelangkaan ini diakui oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Ir. Hatta Radjasa. "Dari sekian banyak Riset Unggulan Terpadu (RUT) yang dibiayai Kementrian Riset dan Teknologi (KRT), belum ada satu pun yang pernah dipublikasikan dalam jurnal ilmuah internasional," ujar Hatta kepada SH di Jakarta, awal pekan ini. Padahal untuk RUT, KRT mengucurkan dana sekitar Rp100 juta untuk satu jenis penelitian. Dalam satu tahun, ada 35 sampai 146 RUT yang dibiayai negara. Untuk tahun ini, ada 90 jenis RUT yang mengajukan proposal dan lolos seleksi untuk mendapatkan dana pemerintah. Terbelakang Apa pasal sehingga tak satu pun temuan ilmuwan Indonesia berhasil menembus jurnal ilmiah internasional? Joko Pitono, penanggung jawab program RUT sekaligus peneliti dari Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia (LIPI) mengatakan bahwa ada beberapa temuan yang sempat dimuat dalam jurnal ilmiah dunia, namun tidak lebih dari 10 persen. Joko menyebut seorang ilmuwan asal Bandung yang berhasil menemukan teknik peragian tempe pencegah pembusukan. "Dibanding dengan ilmuwan Singapura atau Filipina, jumlah ilmuwan kita yang bisa menembus jurnal ilmiah internasional berada di urutan terbawah," ungkap Joko. "Selain memang kualitas penemuan kita agak tertinggal, kita terbentur masalah dana juga, Untuk bisa dimuat dalam jurnal tersebut kita harus membayar US$ 100 dolar," lanjutnya. Namun pernyataan Joko ini disanggah oleh Prof.Dr. Sangkot Marzuki, seorang ahli biologi molekuler Indonesia yang hasil studinya banyak dipublikasikan di jurnal ilmiah internasional seperti Human Biology, Journal of Human Genetics, Human Mutation, Neurol dan banyak lagi.. Menurut guru besar Monash University ini, ia tidak pernah membayar sepeser pun agar tulisannya dimuat di jurnal-jurnal tersebut. "Jurnal besar seperti Science atau Nature tak pernah meminta bayaran. Memang ada beberapa jurnal kecil yang meminta bayaran untuk ketersediaan halaman tapi kalau si penulis tidak mampu maka tulisannya tidak akan ditolak hanya kerena tidak ada dana," ungkap Sangkot dalam kesempatan terpisah. Sangkot juga menyebut bahwa Indonesia termasuk negara "terbelakang" dalam penulisan hasil studi di jurnal internasional. Bahkan bisa disejajarkan dengan negara-negara Afrika, yakni sekitar urutan ke-70 dari seluruh negara di dunia. Dibanding dengan Filipina dan Malaysia, Indonesia masih jauh di belakang. Padahal di Amerika Serikat (AS), Jepang atau Singapura setiap tahun terdapat ratusan atau bahkan ribuan tulisan di jurnal ilmiah yang berasal dari ilmuwan setempat. Menurut Joko, kalau pun ada kelebihan temuan ilmuwan lokal yang menembus jurnal ilmiah dunia itu disebabkan oleh kekhasan dari alam Indonesia. Yang dimaksud Joko di sini adalah keragaman hayati alias biodiversitas Indonesia menjadi kelebihan tersendiri sehingga mampu termuat dalam jurnal internasional. "Contohnya, penemuan teknologi peragian tempe itu tadi. Memang tempe sudah dipatenkan oleh Belanda dan Jepang, namun teknik peragiannya dimiliki oleh ilmuwan kita dan sempat menghiasi jurnal ilmiah internasional. Ini disebabkan di negara lain tidak ada penelitian tentang tempe," ujar alumni teknik fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) ini. Selama ini, LIPI dan institusi penelitian lain di Indonesia mengategorikan hasil penelitian menjadi beberapa golongan. Untuk penelitian yang dikatakan bagus akan mendapatkan hak paten. Sedangkan penelitian yang biasa saja namun bisa dimanfaatkan akan diserap oleh industri. Jangankan yang pertama, kategori kedua saja di Indonesia belum mencapai 10 persen. Bahasa Kaku Sementara di mata Hatta Radjasa, sebuah penemuan baru bisa dikatakan sebagai inovasi jika memang sudah masuk pasar atau tersentuh oleh industri. Jika belum maka hanya disebut sebagai penemuan atau inventory. Penemuan inilah yang selayaknya dipublikasikan baik secara nasional maupun internasional. Sebab tanpa publikasi maka sebuah temuan akan sia-sia saja. Dr. Page Morgan, guru besar fisiologi tumbuhan dari Texas A & M University, yang juga penyunting jurnal Plant Physiology, menyatakan bahwa hasil penelitian para ilmuwan harus ditulis dan diterbitkan agar punya makna. Hasil penelitian yang tidak menyebar dalam bentuk tulisan tidak akan bermanfaat karena tidak dapat dinilai dan diakui oleh sesama ilmuwan. Namun, Dr. Morgan tidak hanya mengatakan bahwa hasil penelitian harus ditulis, tetapi, yang lebih penting, ditulis dengan baik. Kelemahan inilah yang dimiliki oleh sebagian besar ilmuwan Indonesia. Dari sekian banyak RUT yang didanai KRT memang sudah diterbitkan dalam bentuk buku berseri dan compact disc (CD). Hanya sayangnya tulisan-tulisan ilmiah tersebut sama sekali tidak komunikatif dan menarik. Seperti teknologi sistem isolasi semi aktif tahan gempa yang dipaparkan Yuskar Lase dari Universitas Indonesia (UI) dalam buku bertajuk Penawaran Teknologi Hasil RUT terbitan KRT tahun 2000. Di sini hanya dipaparkan secara singkat mengenai kategoti teknologi, deskripsi, keuntungan, tenaga ahli dan alih teknologi, tidak lebih dari satu halaman. Hal ini berlaku pula bagi semua hasil RUT yang terdapat dalam buku ini. Disajikan begitu kaku dalam bahasa baku yang tak dimengerti orang awam. Padahal kalangan industri yang diharapkan mau melirik teknologi unggulan ini adalah orang awam. Maka tak heran kalau penelitian di Indonesia masih di bawah standar negara maju. Di negara seperti AS, 60-70 persen anggaran penelitian datang dari swasta, sisanya dari pemerintah. Namun di Indonesia tidak lebih dari 20 persen, sedangkan anggaran dari pemerintah tidak lebih dari 0,18 persen dari pendapatan per kapita. (Sinar Harapan)
Sumber :
http://catatankuliahdigital.blogspot.com/2009/12/pengertian-penelitian-ilmiah-dan-metode.html
http://www.ristek.go.id/?module=News%20News&id=481
Rabu, 30 Desember 2009
Middle Of The Night On The Mountain Tamang .
Thursday morning at around 10:00, my boat went to the Mount Tamang goals. Laden ship makes me hesitate, too, because the position of the water was very close to the mouth side of the ship. Many of the items taken, began to taste the help Bulog, Indomie, and all kinds of groceries brought on board, perhaps to stall times yes. When compared with the number of people, many things hehehe.
Promptly at 12:00 noon I passed a small pier last Sunday I went to wait for this ship but left to go hehehe. While enjoying the rice packets I sat on the roof of this little boat rode slowly past the Kapuas River.
Around 02.00 hours the day, the ship stopped at a small dock that doubles as a cafe and restaurant, clay directly deh fridge in the shop, now there happens to be a bottle of cold anti-dehydration, fresh ... well here I know someone who was the head of the village in an area that I want to go. Hehehe praise no purpose and the person sought been met.
After that, the ship again walked slowly through the woods on both sides, sometimes seem a little house by the river, beautiful scenery and truly an adventure, so remember war era.
When the Maghrib, where signals Mobile does not even exist anymore, unload the ship docked in an area called the Tail of dizziness, a village in the dark because there was no electricity, but there make generator that night would not really dark and scary. About half an hour the ship stopped there fell a few things that can be ordered there.
I ship to walk slowly in the dark kapuas river, I climbed onto the roof of the boat, lifted his head to the sky, Subhanallah, I saw a star-studded with the beautiful, in Pontianak I saw this as many stars, many, so beautiful, eerie feeling to walk in the middle of the Kapuas River in small boats lost only once to see the beauty of the universe
About 08.00 that night, my ship came in an area called staggered Island, a crowded area and quite light, because here is the use of system plants are 2 PLTS and can be referred to as Diesel Hybrid Power Plant. Here I waited about half an hour down a lot of stuff. Apparently all the remaining items on the ship here.
At 09.30 the ship started to go again, said the mayor was about 2 hours away, I thought, it was dark again on the left and right of the forest can only be seen once again shines the spotlight may be to assist navigation and avoidance of waste wood which can be large enough endanger the ship. Because already very tired, I fell a sleep so good. Soon after I was awakened by the crew who arrived a few minutes, Soon after I was awakened by the crew who arrived a few minutes, I left the right clay was still dark still woods, where his village. Shortly kapalpun stopped at a small road made of wood floating in the river, I went there with the village head, was dark, I saw only 2 houses with the help of a small flashlight, deh I went straight to the village headman's house is very simple, lighted only small, an era of war really hehehe. Just talking a little, the village head allows us to sleep, crazy 'is a trip to this area takes 14 hours, the trip was tiring.
Rabu, 16 Desember 2009
Taman Safari Indonesia .
Taman Safari Indonesia is beautiful, But there are many more animals we see sights such as Waterfalls, Springs, Rivers flow from Cibeureum waterfalls, and many more.Taman Safari is my favorite place, Because the more Knowledge I have gained in there, but also the still very real, Beautiful, and cool. In addition, There are events that I never expected.
It's a little story about My favorite place, It’s my short trip in Taman Safari Indonesia, and I'll go back there, to remember the good times that.
Sabtu, 28 November 2009
TUGAS PERBANKAN
· Krisis perbankan di Indonesia dewasa ini tergolong yang paling parah dan relatif termahal di dunia sepanjang abad lalu.Beban biaya restrukturisasi perbankan nasional yang ditanggung oleh perekonomian mencapai 47% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
DUA PENYEBAB UTAMA KEHANCURAN PERBANKAN INDONESIA YANG DIMULAI SAAT KRISIS EKONOMI 1997
- Terlalu longgarnya aturan perbankan,terutama sejak digulirkannya Paket Oktober 1988 (Pakto 88).Aturan ini memungkinkan langkah mendirikan bank begitu mudahnya,sehingga dalam waktu singkat,jumlah bank menjamur.
- Bank dan sektor real kian terintegrasi di dalam jalinan kepemilikan seseorang atau sekelompok orang yang sama.Keadaan ini sebenarnya tidak membawa dampak yang terlalu negatif seandainya aturan main ditegakkan.Keadaannya semakin parah mengingat praktik-praktik bisnis dinaungi oleh suatu sistem politik tertutup yang otoriter dan korup. Maka,tatkala terjadi guncangan pada sendi-sendi politik otomatis bangunan usaha,termasuk perbankan,juga turut oleng.
ANALISIS KONDISI PERBANKAN NASIONAL TAHUN 2009
Selama periode Februari-Juni 2008 laju pertumbuhan kredit bulanan tercatat sebesar hampir 4 persen, angka ini menurun menjadi hanya sekitar 2 persen pada periode Juli-Desember 2008.Memasuki 2009, pertumbuhan kredit minus 2,1 persen. Turunnya tingkat pertumbuhan hampir bisa dipastikan juga akan turut mengerek naik jumlah kredit bermasalah (NPL).
Penyebab dari melemahnya pertumbuhan kredit adalah seretnya likuiditas. Satu hal yang antara lain diindikasikan dari berkurangnya lebih dari dua kali lipat ekses likuiditas perekonomian yang disimpan dalam Sertifikat Bank Indonesia (SBI), fasilitas BI, dan fine tuning operation (FTO).
Beberapa pekan terakhir, likuiditas perekonomian memang sedikit tertolong oleh suntikan devisa dari negara-negara yang melakukan billateral swap agreement dengan Indonesia seperti Cina. Tambahan dana sebesar 12 miliar dolar AS juga rencananya akan dihasilkan bila komitmen ASEAN Plus 3 bisa segera direalisasikan. Berbagai suntikan devisa ini akan secara langsung mengurangi tekanan terhadap likuiditas domestik melalui mekanisme uang inti. Selain, suntikan dari luar, arus lalu lintas likuditas domestik juga agaknya banyak terbantu oleh pesta demokrasi Pemilu yang kini tengah hinggar bingar dirayakan.
Sayang, aliran likuiditas yang bertambah tidak serta merta bisa diterjemahkan dalam ekspansi kredit. Persoalannya, krisis global juga menyebabkan semakin akutnya segmentasi pasar perbankan domestik, yang menyebabkan suku bunga kredit komersial sulit turun (Baca: Deviasi BI Rate dan Suku Bunga Kredit).
Berbagai upaya terobosan yang diupayakan BI untuk mengatasi masalah ini, termasuk upaya penciptaan satu pooling fund, belum tanda-tanda menggembirakan. Bank masih saling enggan untuk meminjamkan dananya, karena profil risiko masing-masing yang belum sepenuhnya transparan. Solusi komprehensif segmentasi pasar perbankan ini agaknya harus menunggu sedikit lagi, hingga sah diundangkannya RUU Jaringan Pengaman Sistem Keuangan yang sampai saat ini masih berada di DPR.
Dengan berbagai masalah yang ada, tidak mengherankan bila laju pertumbuhan kredit sepnajang 2009 secara kumulatif bakal melambat di kisaran 15 persen persen. Begitu pula dengan perkiraan laju dana pihak ketiga yang hanya sebesar 11 persen.
Namun, sampai sejauh ini, perlambatan pertumbuhan kredit dan pemburukkan NPL tidak berdampak secara serius pada fundamental sistem perbankan domestik secara keseluruhan. Secara rata-rata, perbankan domestik masih memiliki rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio ––CAR) yang lebih dari cukup, sebesar 17 persen. Angka ini jauh di atas angka minimal sebesar 8 persen. Bantalan modal yang besar ini memungkinkan perbankan domestik untuk menyerap berbagai risiko yang mungkin timbul selama 2009. Pada awal 2009, tingkat NPL juga masih relatif terkendali di bawah 5 persen, meski sedikit meningkat dari angka 4 persen pada akhir 2008.
Fundamental perbankan yang baik ini merupakan modal yang sangat bernilai untuk mengarungi 2009. Tentu, pada tataran operasional perbankan, perlu ada upaya lebih untuk memperbaiki kinerja efisiensi ––yang saat ini masih tergolong cukup rendah dimana rasio BOPO masih sebesar 80an–– serta manajemen resiko dari masing-masing bank. Sebab dari pengalaman mutakhir yang ada, dalam kasus bank Indover dan Century, runtuhnya suatu bank kerap disebabkan oleh manajemen resiko yang amburadul bahkan kriminal.
Secara bersamaan, upaya perbaikan di skala mikro ini perlu dibarengi oleh upaya di tataran makro berupa konsolidasi perbankan. Konsolidasi yang kerap dilakukan melalui merger selain mengurangi keakutan problem segmentasi pasar perbankan, juga akan mengurangi beban pengawasan otoritas moneter.
Upaya lain pada tataran makro yang perlu terus dilanjutkan bahkan diperkuat adalah kebijakan tata kelola yang berhatihati (prudential regulation), termasuk dalam hal transaksi derivatif dan valuta asing yang sudah diterapkan. Kebijakan dari BI ini adalah salah satu yang telah menyelamatkan perbankan nasional hingga saat ini, sehingga perlu untuk diteruskan dan jangan justru dilonggarkan.
Di samping perbaikan manajemen resiko dan tata kelola bank, ada baiknya BI juga memberikan arahan sektoral bagi ekspansi kredit sebagai satu petunjuk operasional perbankan. Guidance ini tentunya harus bersifat spesifik dan berbeda pada masing-masing daerah. Pada titik ini, kantor-kantor BI yang tersebar di hampir seluruh pelosok nusantara harus difungsionalisasikan sebagai ujung tombang dalam memberikan arah sektoral yang bersifat lokal.
Eksistensi perbankan Indonesia akan sangat dipengaruhi oleh kemampuannya membaca perubahan-perubahan di lingkungan eksternalnya, baik pada lingkup nasional maupun internasional.Perbahan-
- Perubahan struktur dan karakter perekonomian nasional sebagai akibat dari perubahan struktur insentif pasca-krisis.
- penerapan otonomi daerah.
- fenomena globalisasi dan regionalisasi.
Sumber : http://cafe-ekonomi.blogspot.
Rabu, 11 November 2009
Sosial .
Definisi
Dengan tidak adanya kesepakatan tentang makna, istilah "id" digunakan dalam berbagai indra dan dianggap sebagai , referringse antara lain:
- Sikap, orientasi, atau perilaku yang mengambil kepentingan, niat, atau kebutuhan-kebutuhan orang lain ke account (berbeda dengan anti-sosial perilaku); telah memainkan peran dalam menentukan ide atau prinsip. Sebagai contoh istilah-istilah seperti realisme sosial, keadilan sosial, konstruktivisme sosial, psikologi sosial dan modal sosial menyiratkan bahwa ada suatu proses sosial yang terlibat atau dianggap, sebuah proses yang tidak ada secara teratur, "non-sosial", realisme, keadilan, konstruktivisme, psikologi, atau modal.
Kata sifat "sosial" sering juga digunakan dalam politik wacana, walaupun maknanya dalam konteks seperti itu sangat bergantung pada siapa yang menggunakannya. Di sayap kiri lingkaran itu sering digunakan untuk menyiratkan karakteristik positif, sedangkan di sayap kanan lingkaran itu umumnya digunakan untuk menyiratkan karakteristik negatif. Juga harus dicatat bahwa, secara keseluruhan, kata sifat ini digunakan jauh lebih sering oleh orang-orang di kiri politik daripada oleh orang-orang di kanan politik. Untuk alasan ini, mereka yang berusaha untuk menghindari asosiasi dengan kiri-kanan debat politik seringkali mencari untuk melabeli pekerjaan mereka dengan ungkapan-ungkapan yang tidak menyertakan kata "sosial". Contohnya adalah kuasi-empirisisme dalam matematika yang kadang-kadang label konstruktivisme sosial dengan orang-orang yang melihatnya sebagai gangguan tak beralasan pertimbangan sosial dalam praktek matematis, yang seharusnya menjadi "objektif" dan "di atas" kepedulian sosial.
Sosial teoretisi
Dalam pandangan Karl Marx manusia secara intrinsik, perlu dan menurut definisi makhluk sosial yang - lebih dari sekadar "suka berteman makhluk" - tidak dapat bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan mereka selain melalui kerjasama sosial dan asosiasi. Karakteristik sosial mereka Oleh karena itu, untuk sebagian besar diberikan obyektif fakta, menginjak-injak mereka dari lahir dan ditegaskan oleh sosialisasi proses dan, menurut Marx, dalam memproduksi dan mereproduksi materi mereka hidup, orang harus selalu masuk ke dalam hubungan-hubungan produksi yang " independen akan mereka ".
Sebaliknya, sosiolog Max Weber misalnya mendefinisikan tindakan manusia sebagai "sosial" jika, berdasarkan makna-makna subjektif yang melekat pada tindakan oleh individu, itu "memperhitungkan perilaku orang lain, dan dengan demikian berorientasi dalam Tentu saja ". Dalam kasus ini, "sosial" domain benar-benar ada hanya dalam intersubjektif hubungan antara individu-individu, tetapi dengan implikasi kehidupan individu-individu ini juga ada di bagian luar domain sosial. "Social" is thus implicitly also contrasted with " private ". "Sosial" dengan demikian secara implisit juga kontras dengan "swasta".
Dalam positivis sosiologi Emile Durkheim, suatu kenyataan sosial adalah suatu abstraksi eksternal bagi individu yang membatasi bahwa tindakan individu. Dalam karya 1895 Rules of Sociological Method, Durkheim menulis: "Sebuah fakta sosial adalah setiap cara bertindak, tetap atau tidak, yang mampu berolahraga pada individu berpengaruh, atau kendala eksternal, atau lagi, setiap cara bertindak yang umum seluruh masyarakat tertentu, sementara pada saat yang sama ada di dalam dirinya sendiri independen dari manifestasi individu. " In Durkheim's view, sociology is 'the science of social facts'. Dalam pandangan Durkheim, sosiologi adalah 'ilmu fakta-fakta sosial'.
Sosialisme, demokrasi sosial
Istilah "sosialisme", digunakan dari tahun 1830-an dan seterusnya di Perancis dan Inggris Raya, berhubungan langsung dengan apa yang disebut masalah sosial. Pada intinya, itu berpendapat bahwa kemunculan kompetitif pasar masyarakat tidak menciptakan "kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan" bagi semua warga negara, yang memerlukan intervensi politik dan reformasi sosial untuk mengatasi masalah-masalah sosial, ketidakadilan dan keluhan (suatu topik yang Jean-Jacques Rousseau wacana panjang lebar dalam karya klasiknya Kontrak Sosial). Awalnya istilah "sosialis" sering digunakan bergantian dengan "koperasi", "mutualist", "associationist" dan "kolektif". Konsep modern sosialisme berkembang sebagai respons terhadap perkembangan kapitalisme industri.
Istilah demokrasi sosial awalnya disebut proyek politik memperluas demokratis bentuk asosiasi kepada seluruh masyarakat, menggantikan kedaulatan rakyat, yang universal waralaba dan kepemilikan sosial bagi aturan dari yg memiliki kelas yang memiliki hak suara eksklusif.
Modern menggunakan
Dalam masyarakat kontemporer, "sosial" sering mengacu pada redistributif kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk menerapkan sumber daya dalam kepentingan publik, misalnya, jaminan sosial. Keprihatinan kebijakan kemudian mencakup masalah pengucilan sosial dan kohesi sosial. Sini, "sosial" berbeda dengan "swasta" dan perbedaan antara publik dan swasta (atau swasta) bola, di mana hubungan kepemilikan define akses terhadap sumber daya dan perhatian.
Domain sosial sering juga berlawanan dengan alam fisik, tetapi dalam sosiobiologi diambil analogi antara manusia dan hidup spesies untuk menjelaskan perilaku sosial dalam hal biologis faktor. Istilah "sosial" juga ditambahkan dalam akademis berbagai sub-disiplin ilmu seperti geografi sosial, psikologi sosial, antropologi sosial, filsafat sosial, sosial ontologi, statistik sosial dan teori pilihan sosial dalam matematika.
Daerah menggunakan
Ada yang aneh penggunaan "sosial" di beberapa bagian dunia. Dalam Kanada provinsi Manitoba, sebuah "sosial" adalah pesta penggalangan dana (untuk pernikahan, organisasi nirlaba, badan amal, tim hoki kota kecil atau tujuan mulia lainnya) yang biasanya digelar di Royal Canadian Legion sebuah aula atau komunitas pusat. Ia juga dikenal sebagai Sosial Manitoba. Biasanya, mereka akan mencakup musik, tarian, makanan, khalayak (dan dana lain permainan). Ketika diadakan untuk mendukung pernikahan, sering kali mereka digunakan sebagai cara untuk menyelesaikan beberapa detail dari pernikahan (misalnya, membiarkan pengantin mencoba gaya rambut, berlatih menari, dll)
Makna umum lainnya "sosial" di negara-negara berbahasa Inggris seperti Britania Raya, Selandia Baru, Kanada dan Australia adalah bahwa dari waktu luang berkumpul bersama makanan dan minuman, yang diselenggarakan oleh sebuah lembaga, asosiasi, atau perusahaan. Yang membedakan adalah fitur yang sengaja diselenggarakan di tempat yang pada waktu yang telah ditetapkan. Dengan demikian kita dapat berkata, "kau akan sosial?", Yang berarti acara sosial oleh beberapa organisasi.
Kamis, 29 Oktober 2009
tugas reply order letter
Jln. Cilangkap No. 18
Jakarta
Your ref : MP / DC / 22
Our ref : AM / L / 2A
30th October , 2009
Mrs. Nenty Dwi Handayani
Purchase Manager
PT. Ojosh Chaos
Pondok Ranggon No. 45
Jakarta 58459
Dear Mrs. Nenty,
Subject : Purchase Order No. 125
We are pleased to acknowledge your order of 16th October for :
50 Washing Machines Sharf A 1135
50 Washing Machines Denpoo B 250
50 Washing Machines Electrolux Z 125
100 Vacum Cleaner Sharp T 225
50 Vacum Cleaner Sanyo V 1654
We enclose our pro-forma invoice as requested in your letter. The goods will be dispatched by train on receipt of your banker’s transfer.
Sincerelly Yours,
Mr. Green White
Manager
Rabu, 21 Oktober 2009
Tugas B.Inggris Bisnis ( Purchase Order )
PT. Ojosh Chaos
Pondok Ranggon NO. 45
Your ref : MP / DC / 18
Our ref : AM / L /2C
16th October, 2009
Mr. Green White
Manager
PT. Depretosh
Jln. Cilangkap no. 18
Dear Mr. Green :
Subject : Purchase Order No. 125
Thank for the catalogue, price list, terms of payment and terms of delivery .
State the payment by banker’s transfer on receipt of Pro-Forma Invoice and request delivery within two weeks ( don’t forget to tell the transport method ! )
Send to our ware house address .
Sincerelly Yours
Nenty Dwi Handayani
Purchase Manager
PT. Ojosh Chaos
Pondok Ranggon NO. 45
Purchase Order No. 125
To : PT. Depretosh
Jln. Cilangkap no. 18
| QTY Please Supply: Item Catalogue No : Price / Unit Total |
| 50 Washing Machines Sharf A 1135 1.200.000 60.000.000 50 Washing Machines Denpoo B 250 800.000 40.000.000 50 Washing Machines Electrolux Z 125 850.000 42.500.000 100 Vacum Cleaner Sharp T 225 600.000 60.000.000 50 Vacum Cleaner Sanyo V 1654 400.000 20.000.000 |
| Total 222.500.000 |
| Delivery date Terms For. PT. Ojosh Chaos Required Office Equipment |
| 30 October 2009 25 days From Receipt Nenty Dwi Handayani |